Total Tayangan Halaman

Minggu, 28 Agustus 2011

Sesuatu yang Terpendam

Disaat ku mencoba pahami
Disaat ku coba lebih dewasa
Disaat ku coba untuk diam
Disaat ku coba lebih baik

Tapi apa yang terjadi??
Kalian tak pernah mengerti
Tak mengerti apa yang kurasa
Tak mengerti arti diamku
Kalian tak pernah bisa tuk pahami


Kalian selalu anggap ku remeh
Kalian selalu anggap aku tak ada
Diamku kali ini
ingin kuungkapkan semua
Tak ingin ku  pendam lagi

Tapi, pada siapa ku harus bercerita
Kalian hanya anggapku
Saat kalian butuhkanku

Aku MANUSIA!!
Do you know??
Aku punya perasaan...

Please friend...

Aku anggep kalian sahabat
Tulus di hati juga..
tpi kenapa?
kalian hanya anggep aku
lewat ucapan
Tapi tindakanmu ke aku??
bertolak belakang

Please friend...
hargain apa yang udah aku lakuin
hanya buat kalian..

Tetesan air mata ini
juga buat kalian


Sama sapa lagi ak cerita?
kalau bukan sama kalian?
Saat kita bermain bersama
Apakah itu hanya kenangan?
Saat kita saling bercerita
Apa itu hanya kenangan?

I LOVE YOU SO MUCH MY BESTFRIEND!!
Please dont let me go..

Viera-Terlalu Lama

sudah lama ku menanti dirimu
tahu tahu sampai kapankah
sudah lama kita bersama-sama
tapi segini sajakah

* entah sampai kapan ooo
entah sampai kapan

reff:
hari ini ku akan menyatakan cinta, nyatakan cinta
aku tak mau menunggu terlalu lama, terlalu lama

sadarkah kau, ku adalah wanita
aku tak mungkin memulai
sadarkah kau, kau menggantung diriku
aku tak mau menunggu

repeat *
repeat reff

(hari ini ku akan menyatakan cinta, nyatakan cinta)
aku tak mau menunggu terlalu lama, terlalu lama

repeat reff

Last Child - Pedih

Engkau yang sedang patah hati
Menangislah dan jangan ragu ungkapkan
Betapa pedih hati yang tersakiti
Racun yang membunuhmu secara perlahan

Engkau yang saat ini pilu
Betapa menanggung beban kepedihan
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu
Yang menusuk relung hati yang paling dalam

Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi…

Engkau yang hatinya terluka
Di peluk nestapa tersapu derita
Seiring saat keringnya air mata
Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya

Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi..mu…

Sabtu, 27 Agustus 2011

FLASHBACK

pengen banget rasanya ngulang kejadian kejadian ini:







seru banget....
masih ngerasain pertemanan yang setia banget..
ngerasain susah seneng bareng
kapan ya bisa kyak gitu lagi??